Selasa, 31 Januari 2017

Perbedaan Kita ( Part 2 )

0

Part 2
D.E.S.T.I.N.Y
            Di 2 bulan pertama aku sama Ara, kami putus karena alasan Ara aku cowo playboy hiks :(. Mencoba meyakinkan dia bahwa aku ga seperti yang dia bilang, ternyata tak bisa, entah kenapa sahabatku yang bernama Bima meyakinkanku untuk berubah dan Meyakinkan ku kalau sosok Ferin bisa digantikan pastinya. Aku pun tersenyum dan coba bangkit, pada saat itu juga aku memberanikan diri datang kerumahnya tanpa undangan. Sempat nunggu beberapa menit didiemin doang depan pagar rumahnya. Tapi perjuanganku belum sia-sia aku tunggu dan terus tunggu sambil manggil namanya, eh ternyata dia mau bukain pagarnya J. Seneng, gugup, bercampur jadi satu. Seribu duaribu alasan aku coba meyakinkan dia, akhirnya dia mau balikan dan jalani lagi sama aku. Tau taunya 1 minggu setelah kejadian itu si Ferin datang lagi. Dan bodohnya sahabatku Bima tadi malah ngajakin aku ketemuan sama Ferin. Dan kita sudah masing-masing punya pasangan tapi mau aja ketemu satu sama lain, entahlah kataku ikutin aja dulu arusnya mungkin ini kehendak Tuhan aku bertemu dengannya lagi. Sempat asik ngobrol dan dipertengahan perbincangan terciptalah omongan “Kok ga diajak pacarnya Dhan?” ketawa aku “Hahahahahahaa” lol kok ketawa katanya aku serius nanya pacarnya kenapa ga diajak? Kujawab dengan senyum “Sudah tidur dia In biasa sudah jam 11 harus tidur dia” Ferin pun ketawa. Dan setelah bahas sedikit tentang pasangan masing-masing terciptalah kampret moment. Ferin mengambil Hpku membuka aplikasi dan bikin video durasi pendek di aplikasi tersebut, isinya “Happy Anniv Dhan J” terus kameranya menuju ke arahku dan bilang ishh apaan sih hahah. Eh dan lagi dia bikin video lagi isinya “Hurt him, I kill you J” bla  bla bla dah syukurnya itu aku aman karena pada saat itu Ara belum punya aplikasi yang ku mainin sama Ferin berdua.
            Setelah itu aku rahasiakan lagi cerita ini ke Ara, dengan sedikit demi sedikit membuka hati ke Ara, akhirnya aku terjebak kedalam perasaanku sendiri. Dulu waktu awal-awal pacaran jalan sama Ara cuman Weekend, Weekdays nya pada malam hari kadang aku habisin waktu sama Ferin, cerita tentang Ara ke Ferin juga. Aku berasa menjadi cowo yang berengsek, cowo yang bakal nyakitin hati perempuan jika aku ketauan dan ketangkap basah saat aku masih berhubungan dengan Ferin.

            Aku tersadar, jika aku lanjutkan dengan Ferin yang seperti ini kami bakal terjebak lagi kelubang yang sama dan jalan yang buntu lagi. Ara superdrama, Ferin lebih superdramanya, aku memperlakukan Ara seperti aku memperlakukan Ferin dulu yang bisa ku anggap sebagai Teman, Sahabat, Musuh, sekaligus Pacarku. Entah kenapa itu berhasil ku berlakukan ke Ara juga walau Ara lebih cemburuannya daripada Ferin. Dan sering melontarkan kata-kata putusnya setiap bulan karena alasan yang kurang logis. Tapi hati ini bergerak dan terus bangkit untuk mempertahankan. Lupakan soal Ferin, aku sudah berhasil kabur darisana dan sekitar 80% ke Ara.

To be Continued... to >> http://imagimories.blogspot.co.id/2017/01/perbedaan-kita-part-3-ending.html

0 komentar:

Posting Komentar